Artikel Otomotif | Tips Otomotif | Info Otomotif

Blog ini berisikan berbagai artikel otomotif, tips otomotif, info otomotif, blog otomotif dan seputar dunia otomotif.

Tampilkan postingan dengan label Tips Perawatan Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Perawatan Mobil. Tampilkan semua postingan

Ketahui 5 Penyebab Mobil Boros BBM


www.nissan.co.id

Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan pemilik kendaraan roda empat adalah borosnya bahan bakar minyak (BBM). Masalah ini kerap membuat pemilik mobil merasa jengkel karena harus sering mengisi BBM dan menghabiskan banyak pengeluaran. Namun, apakah yang sebenarnya menyebabkan mobil menjadi boros BBM?

Busi

Kondisi busi yang kotor bisa menjadi penyebab mobil boros BBM. Oleh karena itu, bersihkan seluruh bagian busi dari kerak oli dengan ampelas atau sikat besi. Selain itu, busi yang sudah berwarna kekuningan, busi meleleh, busi pecah dan lain sebagainya, ada baiknya diganti. Gangguan pada busi atau sistem pengapian lainnya akan menyebabkan pembakaran bahan bakar tidak sempurna karena hanya sedikit yang terbakar dan menjadi tenaga, sedangkan sebagian tidak terbakar dan menguap bersama udara melalui knalpot.

Karburator atau injektor

Komponen pada sistem saluran bahan bakar mobil ini sangat penting. Jika karburator mengalami kerusakan fungsi, seperti ada sumbatan pada pipa-pipa kecil, maka hal itu akan mengganggu aliran BBM ke ruang bakar dan berakibat pada jumlah atau debit aliran BBM tidak stabil. Cara mengetahui karburator kelebihan dalam menyalurkan BBM ke ruang bakar adalah dengan melihat kondisi knalpot. Jika keluar asap hitam yang terasa pedih di mata, berarti karburator perlu dikalibrasi (stel ulang karena boros).

Klep mesin

Posisi klep di mesin akan berubah saat mobil telah berumur 5 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan jika mobil baru bisa boros karena posisi klep mesin yang tidak baik. Klep yang terlalu rapat lebih boros bahan bakar karena saat pedal gas diinjak, maka klep akan terbuka lebar, sedangkan saat pedal gas tidak diinjak, bensin yang masuk ke ruang bakar sedikit sehingga tersendat-sendat hal ini memaksa kamu untuk menginjak pedal gas.

Ban mobil

Ban yang terlalu banyak kembang seperti ban off-road akan sangat berat digunakan di medan aspal, akibatnya banyak tenaga yang dikeluarkan untuk menggerakkan mobil. Artinya, akan lebih banyak BBM yang harus dibakar untuk menjalankan mobil.

Saringan udara

Filter atau saringan udara yang kotor dapat menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar. Jika filter tidak dibersihkan, maka udara yang masuk tersendat-sendat atau sangat sedikit. Hal itu membuat BBM tidak bisa tercampur dengan udara dengan optimal. Akibatnya, banyak BBM yang tidak terbakar dan menguap keluar melalui knalpot.

Tips Memoles Cat Mobil Tetap Berkilau

Mobil Terbaru di Indonesia | Mobil SUV Terbaik di Indonesia | Mobil Nissan X Trail

www.nissan.co.id

Memiliki mobil pribadi bukanlah hal mudah. Mengapa? Tentunya, kamu dituntut untuk peduli dengan kondisi interior dan eksterior mobil. Salah satu eksterior mobil yang harus kamu perhatikan adala kondisi cat mobil. Jangan sampai warna cat mobil memudar dan menjadi kusam hanya karena kamu jarang memolesnya. Untuk itu, simak tips memoles cat mobil agar tetap berkilau seperti kondisi baru:

  1. Gunakan shampoo untuk mencuci mobil, disarankan mengunakan cairan khusus pencuci mobil dengan pH netral.
  2. Lap semua bagian mobil hingga kering dan pastikan cat dalam keadaan bersih, tidak ada pasir atau kotoran yang mengandung partikel dan butiran keras.
  3. Saat memoles cat, lakukan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.
  4. Poles cat mobil pada saat cuaca cerah agar wax cepat kering.
  5. Tuang wax pada sponge dan poles memutar secara merata pada setiap bagian. Hindari memoles sekaligus pada semua bodi mobil karena daya tekan akan berkurang saat kamu lelah. Hal ini akan berakibat pada hasil finishing yang kurang maksimal.
  6. Setelah bagian dipoles diamkan hingga wax terlihat kering, setelah itu gunakan lap dari bahan kaus halus untuk mengangkat lapisan wax yang melekat. Lakukan dengan hati-hati.
  7. Selanjutnya, gunakan kain microfiber (lebih halus daripada kaus) untuk finishing.

Itulah tips memoles cat mobil agar tetap berkilau. Untuk mendapatkan kilau yang sempurna dan tahan lama, lakukanlah tips tersebut secara berkala, minimal 2-3 bulan sekali. Dengan begitu, kamu akan memiliki mobil yang menarik dipandang mata.

3 Cara Merawat Spion Mobil


mobil nissan x trail | Mobil Terbaru di Indonesia | Mobil SUV terbaik di Indonesia
www.nissan.co.id

Spion tentunya punya kendali penting dalam komponen mobil Anda. Pasalnya, spion adalah satu-satunya cara bagi Anda untuk melihat ke bagian belakang dan samping mobil Anda. Maka itu, kebersihan spion harus diperhatikan secara rutin. Berikut beberapa cara agar spion mobil Anda dapat bersih:

1.       Bercak Air
Air merupakan salah satu hal yang kerap kali mengganggu pandangan di spion Anda. Maka itu, membersihkannya pun tak boleh sembarang. Anda bisa membersihkan air di spion dengan cara mencampurkan vinegar dan air dengan perbandingan 2 : 1, dengan begitu air akan hilang, begitu pula dengan kondisi spion mobil Anda.

2.       Lumpur
Musim hujan serta wilayah yang berlumpur tentu akan memberikan dampak pula bagi spion mobil Anda. Jika spion terkena cipratan lumpur ada baiknya Anda segera membersihkannya, karena jika terlanjur mengeras lumpur akan sulit untuk dihilangkan. Namun, jika lumpur yang terlanjur mengeras Anda bisa membersihkannya dengan air yang dicampur dengan sabun. Diamkan sebentar daerah yang berlumpur dengan air sabun, kemudian lap hingga bersih.

3.       Karat
Air hujan dapat memberikan sampak buruk bagi badan mobil, khususnya spion. Munculnya karat bisa disebabkan oleh air hujan. Jika muncul karat, ada baiknya Anda terlebih dahulu mengangkat karat dengan kuas kecil. Namun, jika sulit lepaslah spion terlebih dahulu untuk kemudian digosok dengan amplas secara perlahan.

Nissan X-Trail yang kerap Anda gunakan untuk melakukan kegiatan outdoor tentunya akan menyebabkan badan mobil kotor, beberapa cara di atas tentu saja dapat Anda coba sehingga kondisi mobil selalu optimal.


(Oleh: Julianti N.A)

4 Cara Sederhana Periksa Rutin Mobil Anda


Mobil Terbaru di Indonesia | City Car Terbaik di Indonesia | mobil nissan march
www.nissan.co.id
Kondisi mobil memang tak mudah ditebak, maka itu Anda wajib untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Bagi seorang perempuan, mengetahui seluk-beluk mesin mobil tentunya akan sangat sulit. Tak perlu repot, berikut beberapa cara sederhana untuk memastikan mobil Anda dalam kondisi yang baik untuk dikemudikan:

1.       Ban
Ban merupakan bagian yang amat penting saat mobil melaju, maka itu Anda harus memastikan bahwa keadaan ban Anda dalam keadaan baik. Ban yang baik tidak akan lari ke kanan ataupun kiri saat Anda dalam keadaan jalan lurus. Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan tekanan angin pada ban lah yang bermasalah. Sehingga pemeriksaan tekan
an angin pada ban wajib Anda lakukan secara rutin.

2.       Aki
Aki merupakan komponen utama yang membuat mesin mobil hidup sehingga pemeriksaan rutin pun harus Anda lakukan. Anda perlu mengecek kedua kutub kabel yang ada pada aki, pastikan kedua kutub tersebut terpasang dengan kencang. Selanjutnya Anda pun harus memeriksa indikator aki ke bengkel secara rutin sehingga aki tidak akan kehabisan daya.

3.       Air dan Oli
Air indikator dan juga cairan untuk wiper merupakan hal lain yang patut Anda periksa secara rutin. Ketersediaan air indikator dan juga cairan wiper harus dipastikan ada, sehingga mesin akan berjalan dengan baik begitu pun dengan kinerja wiper saat hujan. Oli pada mobil pun tak kalah penting, tentunya untuk membuat pergerakan mesin secara optimal.

4.       Rem
Rem memiliki fungsi utama untuk menghentikan laju mobil, sehingga kehadirannya pun  menjadi amat penting. Namun, rem yang terus menerus terkena air bisa menyebabkan fungsinya hilang. Maka ada baiknya jika Anda mengembalikan fungsinya kembali dengan melaju kendaraan dengan pelan sambil menginjak rem beberapa saat.

Nah, tentunya hal ini dapat Anda terapkan saat mengecek kondisi mobil, khususnya bagi para perempuan pengemudi Nissan March yang sulit untuk mengurus soal mobil. 


(Oleh: Julianti N.A)



Mobil Jarang Dipakai, Inilah Cara Merawatnya!



Nissan Indonesia | Mobil Irit BBM di Indonesia | Mobil Terbaru di Indonesia


Semua kendaraan tentunya butuh perawatan secara berkala selama pemakaiannya agar kondisi tetap terjaga prima. Tapi, bagaimana jika mobil yang dimiliki ternyata jarang dipakai?

Pengendara harus memperhatikan komponen mobil yang sangat riskan da butuh diganti sesuai masa pemakaiannya, misalnya oli. Selain itu, pengendara juga harus melakukan beberapa langkah perawatan, sebagai berikut:


  1. Cek level oli mesin dan tambahkan pelumas jika dirasa kurang dari batas normal.
  2. Cek level oli powerstreering dan minyak rem dan sesuaikan dengan ukuran normal.
  3. Cek air radiator dan gunakan air khusus untuk radiator yang punya kualitas lebih baik daripada air biasa.
  4. Cek air aki mobil jika masih menggunakan aki basah dan tambahkan air aki yang biasa dipakai oleh pengendara untuk mobilnya.
  5. Cek air wiper dan level air wiper dan tambahkan air jika sekiranya berkurang dari level normal.
  6. Hidupkan mesin mobil dan cek semua pedal, seperti rem, kopling, gas dan perseneling untuk mengetahui keadaannya tetap berfungsi dengan baik.
  7. Jangan lupa juga untuk cek semua lampu kendaraan, seperti lampu utama, lampu kabut, lampu deam dan lampu sign dan pastikan semuanya masih berfungsi dengan sempurna.


Meskipun jarang memakai mobil untuk mobilitas sehari-hari, luangkan sedikit waktu untuk menyalakan mesin minimal sehari sekali pada pagi hari. Tak perlu waktu lama, 10 menit sudah cukup. Selamat mencoba!



(Oleh: Intan P)

Musim Banjir, Waspadai Mobil Terendam Air



 Nissan Indonesia | Mobil Terbaru di Indonesia | Mobil Matic Terbaik di Indonesia
Sumber: carmudi.co.id

Di awal 2016 ini, hujan sering mengguyur beberapa daerah di Indonesia, khususnya JABODETABEK. Tentunya, keadaan ini menjadi ancaman bagi seluruh masyarakat jika banjir kembali menenggelamkan rumah-rumah, termasuk kendaraan pribadi.

Untuk menangani situasi tersebut, ada baiknya pemilik kendaraan tidak langsung panik. Untuk menyelamatkan mobil dari banjir, pemilik harus segera melepaskan kabel negatif pada aki. Hal ini bertujuan untuk menghindari arus pendek yang dapat merusak ke komponen lain.

Setelah itu, bergegaslah untuk mematikan rem parkir. Untuk mobil matic, gunakanlah batu atau memasukkan perseneling ke gigi 1 atau posisi P. Dengan begitu, kanvas rem tidak akan cepat melekat, apalagi untuk mobil yang masih menggunakan rem tromol. Jangan lupa mengecek oli atau pelumas pada mesin, transmisi dan bagian mobil lainnya karena berpotensi akan tercampur air.

Terakhir, jika mobil sudah memungkinkan untuk dikendarai, bawalah ke bengkel resmi teredakat untuk dilakukan pengecekan menyeluruh. Cara ini dapat meminimalisir kerusakan parah ketika mobil terendam banjir.



(Oleh: Intan P)

Keajaiban Minyak Zaitun Bersihkan Dashboard





Melihat dashboard mobil kusam dan berdebu adalah hal normal. Namun, jika tidak segera dibersihkan akan menjadi hal yang sangat menganggu pemandangan mata, sekaligus kesehatan pernapasan. Debu yang bersarang mudah terhisap oleh pengendara dan para penumpang.

Untuk itu, ada cara praktis untuk mengembalikan kondisi dashboard kembali bersih dan mengilap. Minyak zaitun dapat digunakan untuk mengatasinya. 

Pertama, siapkan minyak zaitun yang bisa dibeli dengan mudah di minimarket atau swalayan. Lalu, tuangkan sedikitnya tiga tetes minyak zaitun pada tisu atau kain lap dan usapkan ke dashboard secara mereta. Saat memoleskan minyak zaitun pada dashboard, pastikan pintu mobil dalam keadaan tertutup agar debu tidak masuk dan menempel langsung pada dashboard yang masih basah.

Selain dapat mengilapkan kembali dasboard yang kusam dan berdebu, keajaiban minyak zaitun lainnya adalah dapat mengharumkan mobil dengan wangi alaminya khasnya yang menenangkan.



(Oleh: Intan P)

Cara Mudah Atasi Radiator Overheat



Nissan Indonesia | Mobil Terbaru di Indonesia | Mobil Irit BBM di Indonesia
Sumber: simsradiator.com

Banyak kemungkinan terjadinya hal buruk selama bekendara, seperti salah satunya radiator mobil overheat. Meskipun terdengar sepele, hal ini bisa menyusahkan pengendara.

Agar pengendara bisa mengatasinya sendiri, ada cara mudah yang bisa dilakukan saat radiator overheat. Pertama, cek dulu indikator suhu mesin mobil. Jika menunjukkan keadaan terlalu panas, segeralah menepi di tempat yang teduh dan aman, kemudian matikan mesin mobil dan buka kap mesin.

Langkah selanjutnya adalah mendiamkan mobil selama sekitar satu jam atau sampai air radiator tidak terlalu panas. Setelah itu, bukalah penutup radiatornya. Di lain hal, jika volume air radiator berkurang, segera tambahkan air bersih atau cairan pendingin radiator. Ada baiknya, menyediakan cairan radiator ini di dalam mobil.

Untuk menghindari terjadinya hal buruk ini, biasakan untuk melakukan pengecekan terlebih dulu sebelum berkendara jauh.



(Oleh: Intan P)

Tips Praktis Merawat Wiper Mobil



Nissan Indonesia | Mobil Terbaru di Indonesia | Mobil Irit BBM di Indonesia
Sumber: autobild.co.id

Di musim pancaroba yang tak menentu, apalagi jika hujan turun berhari-hari, mobil akan menjadi cepat kotor. Oleh karena itu, peran wiper mobil bekerja lebih banyak dari biasanya. Biasanya, wiper yang jarang dirawat atau dibersihkan akan lebih cepat rusak jika digunakan secara terus-menerus.

Di samping  itu, wiper rusak bisa terjadi karena ada masalah pada komponen sistem mekanik wiper, dinamo, gigi dan sistem listriknya. Agar wiper dapat kembali berfungsi dengan baik, maka Anda perlu lebih memperhatikan kondisi wiper dengan cara merawatnya secara rutin. Untuk itu, lakukanlah tips berikut ini.

  1. Cek kondisi karet wiper mobil terlebih dulu. Jika ada retakan atau karet yang sudah rusak, maka sebaiknya ganti wiper dengan yang baru.
  2. Saat membersihkan wiper, jangan mengelap pinggiran karet karena akan menghilangkan bagian komponen lapisan kimia yang sejatinya mampu menjaga keelastisitasan karet wiper.
  3. Jangan lupa memasang stand atau penyanggah saat wiper sedang dibersihkan agar karet tidak menempel pada kaca mobil.
  4. Untuk membersihkan karet wiper, Anda bisa menggunakan cairan khusus pembersih wiper yang bisa dibeli di bengkel atau toko peralatan mobil.
  5. Anda juga perlu memerikas bagian poros wiper secara berkala dengan menyemprotkan pelumas khusus untuk menjaga kemulusan pergerakan wiper saat bekerja.

Semua komponen kendaraan memiliki batas waktu pemakaian, termasuk wiper mobil Anda. Namun, jika Anda rajin merawatnya, life-time komponen kendaraan bisa bertahan lebih lama.



(Oleh: Intan P)

Ini Dia Cara Hindari Ban Cepat Tipis



Nissan Indonesia | Mobil Baru Nissan | City Car Terbaik di Indonesia
Sumber: olx.co.id

Sebagai komponen yang sangat penting dalam kendaraan, ban memiliki performa 'sehat' yang relatif pendek. Ban kendaraan bisa cepat tipis karena beberapa faktor, seperti kualitas ban itu sendiri dan cara pemakaian mobil pengendara yang tidak apik.

Untuk mencegah ban cepat tipis, lakukanlah pemeriksaan ban mobil dan tekanan anginnya secara berkala. Anda wajib memberikan tekanan angin ban mobil sesuai dengan kapasitas dari jenis ban yang digunakan.

Jika tekanan angin kurang atau lebih, akan menyebabkan kondisi ban yang kurang nyaman saat digunakan dalam perjalanan. Selain itu, beban berlebih pada ban akan membuat konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi lebih boros.

Jangan melupakan komponen-komponen yang berhubungan dengan ban, seperti bearing atau hub, sehingga mudah mendeteksi kerusakan yang terjadi pada komponen tersebut. Bearing termasuk bagian penting yang jika rusak akan menyebabkan keausan pada bagian telapak ban.

Tak hanya itu, untuk mengindari risiko ban cepat tipis, berkendaralah lebih hati-hati dengan memilih jalan yang halus, rata dan tidak berlubang. Satu hal lagi, usahakan jangan terlalu sering mengerem dan berakselerasi secara spontan atau mendadak. Selamat mencoba!



(Oleh: Intan P)

Cara Merawat Rem Mobil Tidak Cepat Habis


Nissan Indonesia | Mobil Terbaru di Indonesia
Sumber: otosentrum.com
Meskipun bentuknya kecil, rem merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi menahan laju mobil. Banyak orang mengeluh ketika kampas rem cepat habis atau rusak. Sebenarnya, itu semua kembali pada bagaimana cara si pemilik merawat kendaraannya. Jika mengabaikan perawatan rem, maka kinerjanya jelas tidak akan optimal. Buruknya, bisa juga mengancam keselamatan penumpang. Untuk itu, rem harus dirawat secara berkala dengan cara berikut ini:

Pertama, cek kondisi minyak rem minimal satu minggu sekali. Cara ini bertujuan untuk menghindari kondisi minyak rem kosong dan mengetahui keadaan selang atau saluran rem. Terkadang, banyak kejadian selang bocor, sehingga minyak rem cepat habis dan berakibat buruk pada kenyamanan berkendara. Biasanya, minyak rem harus diganti setelah mencapai 40 ribu km atau sekitar 2 tahun.

Kedua, untuk rem cakram, lepaskan kampas rem dari dudukannya dan bersihkan permukaannya dengan ampelas kasar, kuas atau sikat kecil. Lalu, gunakan karbon khusus rem atau brake cleaner. Tak hanya itu, bensin juga bisa menjadi alternatif cairan untuk membersihkan kampas rem. Kemudian, berikan stempet atau pelumas di bagian besi penahan bagian belakang kampas rem dengan hati-hati agar tidak terkena permukaan kampas rem yang bersinggungan langsung dengan cakram. Setelah itu, pasangkan kembali kampas rem pada dudukannya.

Terakhir, untuk rem tromol, lepaskan tutup tromol terlebih dulu. Kemudian, lakukan hal yang sama dengan cara perawatan untuk rem cakram.

Cukup mudah merawat rem mobil agar tidak cepat habis. Selain itu, bisa juga menghemat biaya perawatan mobil di bengkel, kan?



(Oleh: Intan P)

Petunjuk untuk Mencuci Mobil Sendiri Layaknya Seorang Pro


 Sumber: stoptheridiculousness.org

Mencuci mobil sendiri bisa jadi adalah salah satu bentuk 'kasih sayang' Anda dengan mobil. Agar proses keakraban Anda dan mobil ini lebih sempurna, dibawah ini ada beberapa petunjuk simpel untuk mencuci mobil layaknya pro.

Gunakan metode yang tepat
Cuci mobil dengan  urutan sebagai berikut: roda/ban, body/cat, interior, dan terakhir, kaca-kaca. Percayalah, urutan yang salah bisa menyebabkan waktu mencuci lebih lama karena adanya proses cuci-ulang-cuci pada beberapa bagian.

Siapkan ember dan sarung cuci/kain cuci yang berbeda untuk masing-masing bagian mobil
Jangan dicampur. Kotoran berupa tanah, kerikil kecil, lumpur, dll dari ban dapat merusak cat dan body mobil Anda. Gunakan ember dan sarung tangan cuci/kain cuci yang berbeda antara ban/roda, body dan bagian-bagian lainnya.

Pakai wheel woolies untuk membersihkan ban/pelek
Agar keseluruhan bagian roda, ban dan pelek bersih sempurna, gunakan sikat yang didesain khusus ini.

Untuk cat body mobil, selalu gunakan lap microfiber, bukan spons
Lap microfiber ideal untuk mencuci dan juga mengeringkan karena kemampuannya dalam mengangkat dan melepaskan kotoran. Gunakan microfiber dengan berat 300-400 gram karena akan lebih lembut untuk cat.

Gunakan wax spray atau pengering hydrophobic
Selain 'mengangkut' kotoran kecil yang mungkin saja tertinggal saat proses pencucian, komponen ini juga berguna untuk membantu perlindungan cat di body mobil.

Tembakkan udara dengan vacuum blower
Arahkan udara dari vacuum ke tempat-tempat seperti kaca spion dan lampu-lampu setelah mencuci. Hal ini untuk melepaskan air yang terperangkap di tempat-tempat tersebut sebelum Anda mulai manjalankan mobil. Gunakan juga 'tembakan udara' dari vacuum untuk bagian-bagian sulit seperti ventilasi udara, celah-celah dan jarak renggang di interior.

Mempersiapkan Baterai Mobil untuk Dinginnya Musim Hujan


Sumber: amazonaws.com

Baterai mobil (aki) mirip dengan manusia saat musim hujan. Mereka ingin tetap hangat dan dijaga agar reaksi kimia di dalamnya lancar, meskipun mobil jarang dijalankan. Betul, baterai mobil Anda butuh sebuah perawatan rutin.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memiliki alat-alat yang tepat untuk perawatan ini. Sebisa mungkin milikilah sebuah charger aki (battery charger) karena dapat memotong biaya bila dibandingkan dengan membeli aki baru setiap tahunnya. Sebelum membeli, pelajari dan lakukan survei tentang merk charger aki yang bagus terlebih dahulu.

Selanjutnya, periksa semua terminal dan kabel pada baterai. Bersihkan semuanya dari korosi dan ganti apabila ada bagian yang telah usang. Ada baiknya untuk mengoleskan minyak/gemuk pelumas dielectric agar korosi di kemudian hari dapat dicegah.

Langkah-langkah simpel di atas selain dapat menambah umur baterai/aki mobil Anda, juga tentunya bisa mengurangi biaya perawatan mobil yang harus dikeluarkan. Terutama, dalam menyambut dinginnya musim hujan (baca: musim banjir).

Perawatan Simpel tapi Penting bagi Mobil di Musim Hujan


Sumber: stormvisuals.com

Selamat datang musim hujan. Sekarang-sekarang ini, hampir setiap hari kota tempat kita tinggal diguyur hujan. Bagi Anda yang sehari-harinya mengendarai mobil untuk beraktivitas, apa saja perawatan simpel tapi penting bagi mobil Anda di musim hujan?

Periksa cairan-cairan (fluids)
ada banyak sekali cairan-cairan yang ada di dalam mobil Anda. Mulai dari minyak rem (brake fluid), cairan radiator (radiator coolant/fluid), oli mesin, pelumas-pelumas tambahan, dan masih banyak lagi. Jangan pernah malas untuk memeriksa kondisi berbagai cairan ini secara reguler.

Rawat kaca depan
Sebisa mungkin, pakailah rain repellent agar kaca mobil dan jendela-jendelanya tetap jernih mesipun basah diguyur hujan. Selain itu, pemakaian rain repellent juga mampu menjaga kaca-kaca di mobil dari kotoran, lumpur dan bahkan garam. Pakaikan juga repellent pada wiper blades agar perlindungan lebih maksimal.

Cek kondisi lampu-lampu
Pastikan semua lampu mobil Anda bekerja dengan baik. Segera ganti lampu yang rusak atau sudah tak optimal dengan yang baru. Periksa juga sinar lampu depan Anda mengarah ke arah yang benar.

Jagalah kondisi aki/baterai
Percaya atau tidak, musim hujan bertemperatur dingin dapat memotong performa baterai hingga 50%! Idealnya, umur baterai mobil adalah sekitar 3-5 tahun. Pastikan tak ada korosi pada baterai dan semua sambungannya.

Waxing!
Selain menjaga mobil tetap terlihat licin dan keren, wax terbukti dapat membantu melindungi cat body mobil dari berbagai macam hal, termasuk semua benda/objek kecil tak terlihat yang menghantam mobil Anda saat hujan deras.

Periksa semua ban
Jadikan ini aktivitas perawatan yang rutin. Mulai dari tekanan udara sampai tampilan fisik ban. Ban dengan inflasi yang tepat membuat kontaknya dengan jalan tetap optimal. Hal ini bahkan mampu membantu menghemat bahan bakar.

Pasang keset dari karet di lantai mobil
Meski terdengar remeh, tapi ini adalah cara yang ampuh untuk menghindarkan bagian dalam mobil dari berbagai kotoran, lumpur dan benda lainnya. Keset dari karet juga membantu 'menangkap' air.

Ingin Mobil Awet Selalu? Perhatikan Faktor-faktor Ini


Sumber: static.ae.groupon-content.net

Jika ingin performa mobil terjaga, setiap pemilik mobil harus memperhatikan betul komponen apa saja yang harus dirawat, diperiksa dan diperbaiki. Hal tersebut juga dapat mengurangi Anda mengunjungi bengkel lebih sering dan merogoh kocek lebih dalam. Apa saja yang harus diperhatikan?

Mengabaikan jadwal pemeliharaan
Setiap produsen mobil selalu merekomendasikan jadwal pemeliharaan untuk menjaga mobil tetap dalam kondisi baik dan mendeteksi adanya gejala-gejala masalah. Namun sayangnya, 75% dari pemilik mobil tidak pernah mengikuti rekomendasi ini dan lebih memilih untuk menyalahkan produsen apabila ada masalah pada mobil mereka.

Terlalu cuek
Banyak pemilik mobil memiliki sikap tidak terlalu memperdulikan masalah kecil dan terus saja memaksa mobil untuk beroperasi sampai kabel-kabel dan tombol kontrol terbakar habis (misalnya). Hal ini sama saja seperti mengabaikan gejala penyakit pada tubuh yang mungkin saja bisa berakibat fatal. Sikap cuek ini tak hanya dapat menambah ongkos pemeliharaan mobil, namun juga mengurangi performa dan membuat Anda harus mengunjungi bengkel lebih sering.

Tidak pernah memeriksa tekanan dan kondisi ban
Banyak pemilik mobil tidak pernah memeriksa berapa tekanan ban dan kondisinya. Padahal, hal tersebut dapat menimbulkan keausan dini. Selain itu, cara mengemudi dan mengerem yang tidak benar juga akan berpengaruh negatif pada kondisi ban mobil Anda.

Mengganti oli mesin pada waktunya
Ini hal yang amat penting, pasokan oli yang bersih dan tepat waktu akan meningkatkan umur powertrain mobil Anda. Untunglah teknologi modern mobil yang ada saat ini telah bisa mengingatkan para pemilik mobil kapan harus mengganti oli. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi kondisi oli, mulai dari cuaca, kebiasaan Anda dalam mengemudi dan jenis oli yang digunakan.

Kondisi lampu-lampu
Sekitar 90% orang mengabaikan kondisi lampu-lampu pada mobil mereka meskipun komponen ini terbukti penting pada segala situasi. Idealnya, kondisi lampu bahkan harus diperiksa minimal sekali seminggu. Arahkan lampu mobil Anda ke tembok dan periksalah kondisi sinarnya, lampu tanda belok, lampu rem, dan perbaiki segera bila ada masalah yang terdeteksi.

Muatan yang berlebih di mobil dan bagasinya
Percaya atau tidak, muatan pada mobil dan bagasi yang terlalu banyak akan bisa mempercepat panas berlebih pada mesin mobil Anda. Sistem pendingin mobil juga akan bekerja lebih keras serta dapat meningkatkan resiko rusaknya poros mobil, frame yang melengkung dan membuat ban lebih cepat usang. Kurangi beban bawaan pada mobil dan bagasinya segera, terutama barang-barang yang tak terpakai lagi.

Terus memaksa menyetir saat mobil sudah overheat
Jangan sekali-kali memaksa untuk menjalankan mobil Anda ketika mobil sudah mulai panas lebih dari biasanya (overheat). Hal tersebut dapat merusak powertrain pada mesin dan menambah biaya pemeliharaan.

Filter udara dan bahan bakar yang bagus
Filter udara dan bahan bakar yang tetap bersih akan menambah umur mobil. Percayalah. Bersihkan atau ganti filter dengan yang baru (bila sudah saatnya). Pilih yang berkualitas bagus supaya awet dan biaya perawatan mobil dapat dikurangi.

Pilih bengkel yang berkualitas
Selalu pilih untuk mempercayakan perawatan mobil Anda pada bengkel yang berkualitas, terpercaya dan bersertifikat. Cek online dari berbagai situs dan forum serta berkonsultasilah dengan teman untuk mendapatkan bengkel yang handal.

Garasi adalah "rumah" mobil Anda
Selalu parkir mobil di garasi. Jagalah juga kebersihan garasi agar mobil selalu berada dalam "lingkungan" yang terawat. Garasi akan melindungi mobil Anda dari jahatnya pergantian temperatur yang tiba-tiba dan cuaca ekstrem (panas dan dingin berlebih).

Rawat Komponen-komponen Ini agar Lari Mobil Lebih Cepat


Sumber: everythingscience.co.za

Menambah kecepatan mobil Anda dapat menambah kenikmatan mengemudi dan membuatnya lebih menyenangkan. Kecepatan mobil Anda bergantung pada berbagai faktor seperti berat total kendaraan, efiiensi mesin dan pemograman komponen elektronik mobil. Berikut adalah langkah-langkah untuk menambah kecepatan mobil dengan cara yang simpel dan murah.

Perawatan reguler mobil
Jika Anda 'memanjakan' mobil dengan perawatan teratur, Anda dapat mencegah proses melambatnya kecepatan. Ini adalah perawatan rutin dan dasar yang kadang hasilnya amatlah valid. Proses pemeliharaan rutin meliput penggantian oli, pengecekan rotasi ban, pemeriksaan dan penggantian filter-filter, dll.

Pengapian
Distributor dan busi beserta kabel-kabelnya adalah pembentuk sistem pengapian mobil yang membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam silinder. Menggunakan busi dan kabel busi dengan performa tinggi dapat membantu meningkatkan kemampuan mobil Anda. Jika distributor mobil sudah cukup berumur, ada baiknya untuk segera menggantinya dengan yang baru dan bertipe elektronik.

Pipa-pipa
Udara, percikan api dan bahan bakar adalah tiga hal utama untuk pembakaran internal pada mesin. Aliran dari udara dingin yang bagus dapat menggantikan udara di dalam mesin yang telah panas, sehingga secara otomatis dapat menjaga kondisi mesin tetap baik. Efisiensi pemakaian bahan bakar dan listrik akan meningkat serta terjaga karena asupan udara dingin yang terjaga dengan baik.

Sistem pembuangan
Sistem pembuangan memainkan peran vital dalam menyalurkan gas buangan. Gas sisa pembakaran yang tak terbuang dengan sempurna dapat 'menghambat dan mencuri' aliran tenaga mobil, yang sebenarnya dapat membantu untuk menambah kecepatan mobil.

Jagalah Mesin Mobil Tetap "Cool"




Pompa untuk cairan dalam di mobil Anda adalah salah satu komponen yang relatif tak banyak dirubah baik dari segi desain maupun fungsinya. Mempunyai banyak kesamaan fungsional dari konsep aslinya, yaitu melakukan pekerjaan penting, menjaga temperatur mesin mobil tetap dingin.

Fungsi pompa adalah menjaga sirkulasi cairan pendingin (coolant) dalam mesin dan radiator tetap stabil. Coolant harus selalu diedarkan untuk mendinginkan panas yang terkumpul pada mesin. Cairan coolant ini mengalir dari mesin ke radiator. Udara yang masuk juga ikut membantu proses pendinginan cairan ini sebelum masuk kembali ke mesin.

Prinsip dasar pompa dalam beroperasi adalah, mesin menggerakkan dayung (impeller) dengan menggunakan sebuah belt drive. Impeller yang berputar tersebut mendorong coolant, menyebabkannya menyebar ke seluruh area dari sistem pendingin. Konsep cara kerja ini masih tetap digunakan sampai saat ini.

Saat pompa mengalami kebocoran, sisa tetesan coolant akan terlihat di bawah bagian depan mobil. Bau yang bagai pencampuran manis dan asam yang tercium di area ini juga bisa menjadi pertanda awal kebocoran atau kerusakan pada pompa.

Langkah terbaik untuk menghindari kerusakan pada sistem pendingin adalah dengan sering memonitor suhu mesin saat Anda mengemudi. Daripada mengandalkan lampu indikator, mempunyai standar ukuran yang Anda jaga sendiri juga lebih baik untuk diterapkan, agar mengetahui suhu mesin yang sebenarnya. Gantilah cairan coolant setidaknya setiap 2 tahun sekali dan mencampurnya dengan air menggunakan rasio 50/50. Periksa juga kondisi keseluruhan sistem ini 1 kali setiap tahunnya.

Komponen-komponen Dasar Kendaraan yang Harus Dijaga




Semua orang begitu mengandalkan kendaraan untuk sebuah sarana transportasi yang aman dan nyaman, hingga kadang melupakan kondisinya. Untuk tetap menjaga performa kendaraan terjaga, ada beberapa komponen dasar yang harus selalu diperhatikan sebagai bagian dari perawatan dasar. Berikut ini adalah komponen-komponen tersebut.

Ban - alasan utama keberadaan ban pada kendaraan adalah untuk menghasilkan gerakan ke arah yang diinginkan. Perawatan ban yang baik mencakup pengecekan rotasi, tekanan udara dan penyesuaian keseimbangan untuk daya tahan serta performa ban. Rutinlah melakukan pemeriksaan kondisi ban.

Baterai (aki) - baterai otomotif biasanya memiliki masa pakai sekitar 3-4 tahun. Sekarang ini, sudah tersedia baterai-baterai yang bebas perawatan. Mereka hanya perlu dibersihkan untuk menjaga performa. Jangan lupa untuk mengetes baterai setiap setahun sekali dengan analisis AVR.

Pelumas - dari sumber apapun, semua pasti mengatakan bahwa penggantian oli dan filter pada mesin adalah sebuah keharusan untuk tetap mempertahankan kondisi mesin tetap bagus sekaligus menjaga performa. Baik melakukannya sendiri atau dengan bantuan tenaga mekanik profesional, pastikan Anda tak lupa dengan yang satu ini.

Rem - masalah-masalah yang paling umum terjadi pada rem adalah bunyi-bunyi aneh, getaran dan tarikan tak wajar serta pedal rem yang terlalu keras atau halus saat diinjak. Jika gejala-gejala ini timbul, pastikan Anda segera mengambil tindakan.

Sistem pendingin - pastikan level cairan pendingin (coolant) memenuhi syarat serta cek kondisi semua selang-selang dan kipas radiator. Periksa apakah ada kebocoran atau retak dan bersihkan sirip-sirip radiator. Selalu cek juga temperatur saat mobil beroperasi.

Sistem pengapian - mempunyai busi yang sehat menjamin performa bagus dan penghematan bahan bakar pada kendaraan. Busi, meski kecil bentuknya, tetaplah menjadi komponen kunci dari kompleksnya sistem ini. Mau apapun jenis atau material busi Anda, pastikan keadaannya diperiksa setahun sekali.

Sistem pembuangan - Jika sistem pembuangan ini tak tertutup dengan sempurna, karbon monoksida yang beracun dapat masuk ke dalam ruang kompartemen tempat Anda dan penumpang berada. Gas yang tak berbau dan tak berwarna ini dapat menyebabkan pusing kepala, mual dan bahkan kematian jika dianggap enteng. Dengan bantuan mekanik profesional, periksa kondisi sistem ini setidaknya 2 tahun sekali.

Bau-bau dari Mobil yang Harus Diwaspadai


Sumber: zigwheels.com

Bau terbaik yang bisa kita harapkan dari mobil adalah "bau mobil baru". Atau setidaknya, bau wangi dari pengharum interior mobil. Bagaimana dengan bau-bau dari mobil yang lain? Ternyata, ada beberapa bau-bauan yang patut diwaspadai karena menjadi pertanda awal masalah pada mobil. Apa saja?

Bau karet terbakar
Ini pertanda ada sesuatu yang longgar dan saling bergesekan secara tidak benar. Mungkin drive belt mobil lepas, atau ada selang yang beradu gesek dengan sesuatu yang berputar. Masalah pada rem juga bisa terjadi.

Bau minyak panas
Bisa jadi ada kebocoran oli yang mengalir ke sistem pembuangan. Seusatu yang tak seharusnya terjadi. Tengok ke bagian bawah mobil untuk mencari tahu apa ada tetesan oli bocor, atau apakah ada asap yang keluar dari mesin.

Bau bahan bakar
Kemungkinan ada kebocoran bahan bakar. Biasanya pada jalur injector bahan bakar atau tangkinya. Tanggulangi dengan serius bau ini, bau bahan bakar beresiko menyebabkan kebakaran pada mobil. Menyeramkan.

Bau karpet atau plastik terbakar
Yang satu ini memang agak aneh. Tapi apabila ada, coba cek kondisi sistem rem mobil Anda. Terutama apabila bau ini muncul saat proses mengemudi biasa.

Bau sirup manis
Mungkin memang enak kalau dihirup. Tapi sebaiknya jangan. Selain berbahaya bagi kesehatan, bisa saja ini adalah gejala awal kebocoran pada sistem pendingin mobil atau mesin. Kemungkinan disebabkan karena ada komponen yang retak.

Bau telur busuk
Menjijikkan ya? Bau ini adalah tanda ada masalah pada catalytic converter pada mobil yang kepenuhan dan tak bekerja dengan benar dalam mengubah hydrogen sulphide menjadi dioxide sulphur di sistem pembuangan.

Apa Penyebab Lampu Indikator Oli Menyala?


Sumber: planetterry.files.wordpress.com

Saat lampu indikator penunjuk kondisi oli di dashboard menyala merah, satu hal yang harus Anda lakukan adalah secepatnya mencari tempat aman untuk berhenti dan mematikan mesin mobil. Tetap memaksa kendaraan berjalan tanpa oli terbukti dapat membuat kerusakan fatal dan dapat berujung pada mengganti mesin.

Lalu apa saja penyebab indikator oli menyala dan cara penanggulangannya? Hal paling pertama yang harus Anda lakukan adalah mematikan mesin dan membiarkannya mendingin terlebih dahulu selama beberapa saat. Setelah itu, periksa kapasitas dan  kondisi oli dengan dipstick. Apabila level oli masih bagus, kemungkinan masalahnya terdapat pada pompa atau tekanannya.

Jika level oli ternyata kurang/rendah, adanya kemungkinan kebocoran pada filter juga harus Anda waspadai. Cek kebersihan aera itu untuk memastikan. Jangan lupa juga untuk melongok ke bagian bawah mobil agar tanda-tanda kebocoran dapat diketahui.