Fungsi dan Sejarah Singkat Tentang Karburator Mobil


Sumber: cardekho.com

Sejarah dari karburator dimulai sejak tahun 1876, ketika pertama kali diciptakan oleh seorang Italia bernama Luigi de Cristoforis. Beberapa tahun kemudian, Karl Benz membuat desain karburatornya sendiri dan berhasil mengembangkan mobil dengan mesin yang mendapatkan tenaga dari pembakaran internal. Tahun 1920an menjadi era munculnya karburator modern pertama dan menjadi blueprint berbagai jenis karburator hingga sekarang.

Tahun 1980an, selain menjadi era lagu-lagu power ballads busuk, kemunculan MTV dan Nintendo, ternyata juga menjadi masa tergusurnya karburator yang banyak digantikan oleh teknologi fuel injection. Meski begitu, karburator masih dipakai hingga sekarang oleh mobil-mobil sports, terutama di arena balap NASCAR.

Seperti banyak yang diketahui orang, proses pembakaran internal pada mesin mobil modern bekerja pada 4 silinder (karena itulah kita menyebutnya four-stroke motors). Sementara itu, proses utama pada mesin yang kita banyak ketahui adalah: asupan bahan bakar, kompresi, pembakaran, dan pembuangan.

Intinya, agar mesin bisa membakar bahan bakar, dibutuhkan sebuah karburator untuk mencampurkan dengan tepat jumlah bahan bakar dan udara supaya mesin dapat beroperasi dengan lancar. Jika campuran tersebut memiliki kadar bahan bakar yang berlebih, silinder akan 'banjir' hingga menghasilkan terlalu banyak uap dalam mesin. Begitupun juga sebaliknya, saat asupan bahan bakar kurang, dapat berakibat buruk pada mesin. Karburator adalah komponen penting yang menjaga keseimbangan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar